Indahnya Keluarga Dalam Porsi Telor Dadar Gosong

oleh -351 views
Dalam seporsi telor dadar gosong

Rumah tangga yang bahagia adalah impian setiap keluarga, kehidupan yang harmonis merupakan simbol keluarga sakinah mawaddah warahmah, yaitu keluarga yang tentram penuh dengan kasih dan sayang, dqlam artian keluarga yang bahagia dan tentram itu tidak akan diperoleh tanpa adanya kasih dan sayang.

Pasangan suami istri dituntut untuk saling mengerti dan memahami kondisi dan keadaan masing-masing, karna manusia tercipta tanpa adanya kesempurnaan, jika ada yang seorang yang belum berkeluarga berharap mendapatkan pasangan yang sempurna adalah impian yang tidak akan ia temukan sepanjang hidupnya, karna bagaimanapun kita dituntut untuk saling melengkapi dalam kekurangan dan dan saling menutupi dalam kesempurnaan, karna dengan kekurangan itulah terdapat kesempurnaan.

Hargailah kekurangan dan kelebihan pasanganmu karna ia dipersiapkan untuk menutupi kekuranganmu dan kamu dengan kelebihanmu dipersiapkan untuk melengkapi kekurangannya.

Ada sebuah kisah yang menjadi viral di media sosial, bahkan banyak yang mengeshernya tak sedikit apresiasi positif yang di tunjukkan mereka yang telah membacanya.

Diceritakan bahwa ada seorang ibu yang memiliki seorang anak dan suami yang setiap harinya selalu menyediakan makanan atau  sarapan untuk keluarganya.  Pada suatu malam,  sang ibu menghidangkan masakan sayur lodeh dan telur dadar yang gosong di depan meja sang ayah.

Saat itu saya sang anak mengetahu jika telur yang telah disuguhkan ibunya gosong, maka sang Anak menunggu apa reaksi ayah dari sajian sang ibu. Ternyata yang dilakukan ayah adalah menyantap makanan yang disajikan sambil tersenyum pada ibu, dan menanyakan kegiatan Anaknya di sekolah.
Sang Anak sampai tidak ingat apa yang dikatakan ayah malam itu, tetapi Anak tersebut melihat ayahnya sangat  menikmati lauk telor dadar yang gosong persembahan ibunya.
Ketika Sang Anak beranjak dari meja makan malam itu, sang Anak mendengar jika ibunya meminta maaf pada ayah karena telor dadar yang gosong tersebut.

Satu hal yang tidak pernah di lupakan oleh sang anak adalah apa yang ayah katakan pada ibunya, _“Sayang, jangan khawatir, aku suka telor dadar yang gosong”.

Malampun semakin larut sebelum tidur, sang anak pergi untuk memberikan ucapan selamat tidur pada ayahnya. Lali bertanya apakah ayah benar-benar menyukai telor dadar gosong?

Dengan sigap sang Ayah memeluk erat anaknya dengan kedua lengannya yang kekar dan berkata, “Nak, ibumu sudah bekerja keras sepanjang hari ini dan dia benar-benar lelah. Jadi dengan memakan telor dadar gosong tidak akan menyakiti siapa pun”.
Sang ayah melanjutkan ucapannya dan memandang tajam kepada anaknya “Tahu kah kamu nak, yang menyakiti hati seseorang itu adalah KATA KATA KASAR,…!!!
Lalu ayah melanjutkan, “kamu tahu, hidup itu penuh dengan hal-hal dan orang-orang yang tidak sempurna, ayah juga bukan orang yang terbaik dalam segala hal. Dengan demikian yang ayah lakukan adalah menerima kesalahan orang lain dan memilih untuk merayakan perbedaan. Ini adalah kunci terpenting untuk mewujudkan hubungan yang sehat dan harmonis, hidup ini terlalu pendek untuk diisi dengan penyesalan dan kebencian. Cintai mereka yang memperlakukanmu dengan baik dan sayangi yang lainnya…”.
” Ingatlah pada pepatah, Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka cintailah apa yang sudah kamu miliki saat ini”

Ingatlah Anakku, Belajarlah menerima apa adanya dan berpikir positif, jalani hidup ini dengan keinsafan nurani, jngan terlalu perhitungan, jangan hanya mau menang sεndiri, jangan suka menyakiti sesama

Anakku Belajarlah terus, tiada hari tanpa kasih sayang. Belajarlah, selalu berlapang dada dan mengalah. Belajarlah, lepaskan beban  hidup dengan ceria. Tak ada yang tak bisa diikhlaskan….

Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan, Tak ada dendam yang tak bisa terhapus.

Semoga cerita ini dapat membuka hati nurani kita, terutama kepada pasangan dan anak-anak tercinta kita.

Tentang Penulis: ibnuhadi

Gambar Gravatar
Jika engkau tidak bisa menyebarkan kebaikan dengan lisan, maka sebarkanlah kebaikan melalui tulisan