Kisah Sahabat Abdutrahman Bin Auf, Yang Selalu Gagal Menjadi Orang Miskin

oleh
Harta yang kita pergunakan untuk kebaikan akan selalu bertambah dan bertambah

“Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban)

Miskin kaya sudah ada yang mengaturnya.
KISAH ABDUR RAHMAN BIN AUF YANG SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN.

Kisah bisnis Abdur Rahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk.
Suatu ketika Rasulullah SAW berkata, Abdur rahman bin Auf r.a adalah diantara 10 sahabatku yang masuk surga namun dia akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya.
Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama. Maka mendengar ini, Abdur Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk surga lebih awal. Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan para sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. Mengerahui hal tersebut Sahabat Abdur Rahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi  dengan harga kurma bagus. ( Tujuan supaya bangkrut dan jatuh miskin). Para Sahabat semuanya bersyukur, “Alhamdulillah, kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdur rahman bin Auf” begitu reaksi spontan para Sahabat Nabi,  Semua Sahabat bergembira, dan Sahabat Abdur Rahman bin Auf r.a pun juga gembira, karna dengan tindakannya tersebut dia menyangka akan jatuh miskin,  dan tentunya saat masuk Surga tidak terakhir lagi. Adapun Sahabat yang lainnya juga bergembira sebab semua dagangannya laku.

Namun apa yang terjadi bukannya jatuh miskin tapi malah tambah kaya. Karena setelah semua kurma busuk dan tidak ada lagi kurma yang tersisa selain milik Abdur Rahman bin auf r.a maka banyak sahabat dan masyarakat yang jatuh sakit dan tidak sembuh kalau tidak makan kurma busuk milik Abdur Rahman bin auf r.a maka kurmanya tambah laku dan untungnya lebih banyak. Disinilah takdir Rizki dari Allah SWT akan mengejar siapa saja yang diberinya sekalipun dia menghindar lari menjauh.

Para pembaca maqonsae dot com,  dari kisah ini kita dapat mengambil hikmah yang sangat berharga, bahwa setiap kebaikan yang kita peebuat untuk kebaikan orang lain Insya Allah akan memberikan kebaikan pula pada orang yang melakukanya.

Setiap harta yang kita pergunakan untuk kebaikan,  maka harta tersebut secara kasat mata berkurang,  namun kekuatan kebaikan akan merubah segalanya,  sesuatu yang seharusnya berkurang malah semakin bertambah dan berkembang,  inilah kekuasaan Allah yang akan memberikan keberkahan terhadap orang-orang yang mau berbuat Baik. 

Tentang Penulis: ibnuhadi

Gambar Gravatar
Jika engkau tidak bisa menyebarkan kebaikan dengan lisan, maka sebarkanlah kebaikan melalui tulisan