Menikmati Hidup Apa Adanya

oleh -988 views
Banyak orang yang mengeluh meratapi dirinya sendiri sambil berujar “Kenapa keadaannya tidak sama dengan keadaan orang lain, nasib keluarganya tak sebaik orang lain,  pekerjaannya tak senyaman orang lain, pendidikannya yang semudah orang lain, proses karirnya tak semulus orang lain dan semacamnya. Sering kita dengar keluhan begini bukan?”
Ada juga yang mengeluh mengapa nasib sial selalu menimpa dirinya, mengapa musibah selalu membuntutinya, mengapa ujian tak pernah menjauh darinya dan mengapa mengapa lainnya yang berupa keluhan atas ketidaknyamanan takdir. Lalu muncullah penilaian akan kehidupan ini sebagai sesuatu yang tak adil, Allah tidak adil dan takdir memang kejam.
Cobalah renungkan nasehat salah seorang terapis jiwa berikut ini:
لا تحسد أحد بنعمه فأنت لا تعلم ماذا أخذ الله منه ولا تحزن بمصيبه .. فأنت لا تعلم ماذا سيعطيك الله عليها .. وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

Jangan engkau iri akan seseorang karena adanya nikmat yang diberikan Tuhan kepadanya, karena engkau tak tahu apa saja yang telah Allah c!but darinya. Janganlah engkau bersedih karena musibah yang menimpamu, karena engkau tak tahu apa saja yang akan Allah berikan kepad!mu karena musibah itu. Berikan kabar bahagia pada mereka yang sabar.”
Lembutnya nasehat ini. Ternyata hidup ini perlu dijalani tanpa mengeluh karena membanding-bandingkan nikmat yang kita terima dengan yang diterima orang lain dan tanpa mengeluhkan ujian dan musibah yang mendera kehidupan kita. Jalani biasa-biasa saja karena hidup ini sesungguhnya biasa-biasa saja. Jangan dibesar-besarkan dan jangan dikecil-kecilkan.

 

Disandur dari tulisan KH. Ahmad Imam Mawardi

Tentang Penulis: ibnuhadi

Gambar Gravatar
Jika engkau tidak bisa menyebarkan kebaikan dengan lisan, maka sebarkanlah kebaikan melalui tulisan