Tips Dengan Siapa Kita Bergaul dan Bersosialisasi di Lingkungan Baru

oleh


maqonsae ~ berkumpul dalam majlis ilmu

Ketika kita bergaul dengan orang-orang yang tidak begitu kita kenal dan jarang kita temui maka akan timbul rasa was-was dan tidak percaya kepada orang tersebut,  hal ini bukan tanpa alasan,  karna bagaimanapun rasa manusiawi yang timbul dari dalam perasaan seseoran ini adalah murni betul-betul akan dari perasaan orang-orang pada umumnya,  yang ingin selalu aman dan nyaman, dimanapun dan kapanpun.

Untuk mengantisipasi hal tersebut tentu banyak dikalangan kita yang bertanya pada ahli hikmah,  seorang ulama atau kiai yang dimintai nasehat dan petuahnya, tentang bagaimana kita bisa dapat bergaul dan berkumpul dengan orang-orang yang baik dan sholeh,  karna sebagaimana kita ketahui sifat jelek dari orang lain itu mudah sekali menular,  laksana virus yang mematikan,  langsung menembus jantung korbannya,  namun sifat baik ini tidaklah semudah yang kita perkirakan karna kebaikan itu butuh kebiasaan dan latihan,  jika sudah terbiasa dan dilatih maka kebaikan yang kita kerjakan akan terasa ringan dan mudah.

Disini ada kalam hikmah yang mungkin bisa kita jadikan pedoman bagaimana kita bisa memilih dan memilah dengan siapa kita bergaul dan beekumpul,  yang nantinya kebaikan yang selalu kita dambakan akan kita dapatkan.

إذا أحْببتَ الصالحين فاعلم أنّ فيك خيرا وإذا أَحَبَّك الصالحون فاعلم أنّ فيك سرا

“Jika kamu mencintai orang-orang sholeh, maka ketahuilah bahwa di dalam dirimu ada kebaikan, dan jika orang-orang sholeh mencintaimu, maka ketahuilah bahwa di dalam dirimu ada sirr (rahasia keistimewaan).”

Disamping kita dituntut untuk bergaul dan berkumpul dengan orang-orang yang sholeh dan orang-orang yang baik, kita juga dituntut untuk bergaul dengan orang-orang kebanyakan pada umumnya, terutama bergaul dengan masyarakat sekitar dan bergaul kepada orang-orang yang baru kita kenal.

Bagaimanakah caranya kita bisa bergaul dan bersosialisasi di lingkungan baru? pertanyaan ini muncul bukan tanpa alasan, karna seperti pada pembuka tulisan ini, “adalah murni betul-betul akan dari perasaan orang-orang pada umumnya,  yang ingin selalu aman dan nyaman, dimanapun dan kapanpun.” untuk bisa bergaul dan bersosialisai di lingkungan baru dibutuhkan beberapa tahap untuk mewujudkannya seperti;

~ Memahami Karakter Teman Kita.
Tidak mudah memang kita memahami karakter seseorang, apalagi orang tersebut bau kita kenal, tentunya dibutuhkan banyak faktor pendukung agar kita bisa memahami karakter calon teman kita tersbut agar nantinya saat kita berkomunikasi dan bersamanyanya bisa menyesuaikan diri, kalau kita bisa memahami karakter calon teman kita makan mereka akan nyaman bersama dengan kita, dan tentunya kita juga bisa enjoy bersama mereka.

Nabi Muhammad SAW bersabda;

خَاطِبُ النَّاسَ عَلَي قَدْرِ عُقُولِهِمْ
Berkomunikasilah dengan orang-orang, sesuai dengan kadar intelektualitasnya.

~ Jangan Memaksakan Diri Untuk Dimengerti.
Ingin di mengerti tapi tdak mau mengerti, itulah watak orang-orang yang ambisius, yang memaksa orang-orang untuk menerima segala gagasan kita, sehingga akibatnya orang merasa malas dan jenuh berkumpul dengan kita, untuk itu hidari dan buanglah jauh-jauh sifat egois tersebut, kalau kita masih berharap orang disekitar kita mnghargai pendapat kita dan meresponnya dengan semua ucapan kita.

~ Berikan Kesan Pertama Yang Baik
Ciptakan kesan pertama yang baik kepada orang-orang yang baru kita kenal, berikan respon perhatian kepada orang yang baru kita kenal saat bebicaa dan sekali-kali anggukan kepala sebagai isyarat anda mendengarkan ucapannya dan jangan lupa sertakan senyuman, dengan begitu kita telah memberikan kesan pertama yang baik kepada orang yang baru kita kenal.

Secara garis besar, jika kita berteman dan bergaul dengan orang-orang baik maka hal itu akan menjadi motivasi kita untuk selalu menjadi teman baik juga untuk mereka, karena teman yang baik tentunya mereka akan selalu membeikan nasehat yang baik pula.

Tentang Penulis: ibnuhadi

Gambar Gravatar
Jika engkau tidak bisa menyebarkan kebaikan dengan lisan, maka sebarkanlah kebaikan melalui tulisan